Ayah..
Tak ada ocehan lagi dirumah..
Tak ada pandanganmu lagi dirumah..
aku merindukanmu ayah..
Seiring angin berlalu..
seiring hari menjadi kelabu..
aku tetap merindukanmu..
tetesan air mata yang jatuh..
Rinduku takkan pernah runtuh..
Dengan tetesan air mata yang jatuh..
Tetesan satu air mata..
Mempunyai banyak makna..
Makna dimana..
Aku slalu merindukannya..
Untuk ayahku tercinta..
By : Draga Herzegovina



0 komentar:
Posting Komentar